bandung

Bandung, Kota yang Bernapas dengan Kenangan

Bandung adalah kota yang selalu pulang pada sunyi yang hangat.
Di antara kabut pagi yang turun pelan di dataran tinggi,
ia menyimpan kisah-kisah yang ditulis angin di dahan pohon kelapa —
kisah tentang rindu, tentang langkah yang tak pernah benar-benar pergi.

Jalan Braga masih berkilau oleh lampu-lampu kuno,
menyimpan jejak masa muda yang tertawa di tepian trotoar.
Di setiap sudutnya, Bandung seperti sedang bercerita:
tentang cinta yang tumbuh dari hujan sore,
tentang perjumpaan yang sederhana tapi menetap di dada.

Udara kota ini selalu punya cara untuk menenangkan,
seakan-akan lembutnya datang dari gunung-gunung yang memeluk Bandung
dengan sabar dan setia.
Dan ketika malam tiba, angin membawa aroma kopi
serta bisik-bisik kecil dari warung-warung yang tak pernah tidur.

Bandung bukan hanya tempat.
Ia adalah perasaan —
yang datang saat kamu menatap langit jingga di Lembang,
atau ketika kaki berjalan tanpa tujuan
karena hati sudah lebih dulu merasa nyaman.

Postingan populer dari blog ini

Firasat - Marcell